Loading...
Resti Kusfatul Hasanah Sampaikan Ini di Pelatihan Literasi Numerasi Sekolah Inovatif
29/04/2024 Admin Sekolah Inovatif Bagikan:


Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Jagir mengadakan kegiatan    halal bihalal Idul Fitri 1445 H bertempat di ruang kelas 1 Ibnu Firnas SD Muhammadiyah 7 Surabaya, Jum'at (26/04/2023). 

Kegiatan ini merupakan pelatihan yang dilakukan oleh sekolah untuk menambah pengetahuan sumber daya manusianya, ujar ustadzah Vitriani SPd selalu ketua pelaksana. 

Kegiatan diikuti oleh  ustadz/ustadzah staff pengajar SD Muhammadiyah 7 Surabaya, sejak pukul 13.00 hingga 14.30 WIB. 

Sebelum kegiatan dimulai, terlebih dahulu ada sambutan dari ustadzah Vitriani SPd sekaligus membuka jalannya pelatihan tersebut. 

Kegiatan lalu dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh ibu Resti Kusfatul Hasanah. Beliau menyampaikan dalam pengantar bahwa melatih anak-anak yang memiliki kendala literasi/numerasi memang tidaklah mudah, butuh ketekunan dan kesabaran. 

Siswa-siswi dalam kaitannya dengan daya  tanggap pembelajaran dapat dibagi menjadi dua yakni reguler (fast, medium & slow) dan ABK, tuturnya. 

Ada beberapa bentuk latihan yang dapat diterapkan bagi mereka yang perlu pembelajaran khusus, setidaknya ada tiga bentuk pendampingan. 

Pertama, yakni pembiasaan membaca setiap pagi. Pembiasaan seperti ini bisa dilakukan 15-30 menit setiap harinya baik di pagi ataupun sebelum pulang. 

Kedua, yakni jam tambahan khusus siswa slow. Mereka yang notabenenya lambat dalam memahami pelajaran perlu jam tambahan diluar  jam reguler. 

Ketiga, yakni pendampingan khusus siswa middle dan slow saat pengerjaan soal. Hal ini agar mereka tidak tertinggal dengan mereka yang notabenenya cepat memahami soal.  

Sementara itu untuk pendampingan numerasi, bisa menggunakan contoh konkrit atau kontekstual. Sebagai contoh, menanamkan konsep dasar penjumlahan dan pengurangan dengan benar.

Beliau juga menampilkan contoh pendampingan siswa, peraga literasi dan numerasi melalui akun sosial media yang beliau miliki di Instagram. 

Selepas penyampaian materinya terkait literasi dan numerasi, kegiatan berlanjut dengan sesi tanya jawab antara ustadz/ustadzah dengan bu Resti selaku narasumber. 

Ustadzah Zulis Purwanti SPd, guru kelas 1 Ibnu Firnas mengutarakan, "Kegiatan Sharing praktik baik ini menginspirasi, menambah wawasan baru lebih pada tentang cara meningkatkan kmampuan membaca siswa", pungkasnya. 

Hal senada juga diutarakan oleh ustadzah Normaningsih SPd, "Guru memiliki kemampuan literasi yang lebih baik, pelatihan ini dapat mendukung proses pembelajaran siswa disekolah.